Detail Cantuman Kembali
PENGARUH KONSENTRASI KOMBINASI MINYAK ALPUKAT DAN PROPOLIS TERHADAP KARAKTERISTIK DAN STABILITAS FISIK LOTION PELEMBAB KULIT
Lotion pelembap adalah salah satu jenis skincare yang dapat mengatasi permasalahan kulit akibat paparan sinar matahari. Minyak alpukat dan propolis memiliki banyak potensi untuk memperbaiki permasalahan kulit. Minyak alpukat dapat menurunkan transepidermal water loss dan memperbaiki skin barrier. Sedangkan propolis dapat mempercepat penyembuhan sunburn, menyerap sinar UVA/UVB serta dapat meningkatkan produksi kolagen. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan formula lotion dari kombinasi minyak alpukat dan propolis sebagai pelembap kulit dalam berbagai konsentrasi. Lima formula lotion pelembap kombinasi minyak alpukat dan propolis dirancang kemudian dilakukan pengujian uji karakteristik fisik serta uji stabilitas fisik dengan metode Cyclic Temperature Test, Centrifuge Test dan Storage Test. Hasil uji karakteristik fisik dari lotion pelembap pada formula F1 (2% (b/v) minyak alpukat; 2% (b/v) propolis), F2 (4% (b/v) minyak alpukat; 4% (b/v) propolis), dan F3 (8% (b/v) minyak alpukat; 6% (b/v) propolis) menunjukkan bahwa variasi konsentrasi minyak alpukat dan lotion tidak mempengaruhi karakteristik fisik lotion dalam hal pengujian organoleptik, homogenitas, tipe emulsi, pH, daya sebar, berat jenis dan viskositas. Akan tetapi pada lotion formula F4 (16% (b/v) minyak alpukat; 8% (b/v) propolis) dan F5 (32% (b/v) minyak alpukat; 10% (b/v) propolis) uji organoleptik menunjukkan hasil lotion berwarna putih sedikit kekuningan hingga putih kekuningan dan sistem sediaan yang terpisah menjadi dua fase. Hasil uji Cyclic Temperature Test dengan enam siklus uji tidak menunjukkan perubahan dalam hal organoleptik, homogenitas dan tipe emulsi pada semua formulasi. Akan tetapi, terdapat perubahan lotion pelembap seperti peningkatan nilai pH dan daya sebar, serta penurunan nilai viskositas. Berat jenis lotion pada semua formulasi cenderung stabil selama pengujian. Hasil uji Centifuge Test menunjukkan bahwa semua formulasi lotion pelembap stabil dan tidak terjadi pemisahan fase. Hasil uji Storage Test selama 90 hari juga menunjukkan tidak ada perubahan organoleptik, homogenitas dan tipe emulsi pada semua formulasi lotion pelembap. Semua formulasi lotion pelembap mengalami peningkatan nilai pH dan berat jenis. Sementara itu nilai daya sebar lotion mengalami penurunan yang signifikan pada beberapa formula. Nilai viskositas semua lotion pelembap cenderung stabil pada masa uji Storage Test.
WAHYUNI, TANTI AYU TRI - Personal Name
6B.S-Far Wah p 01-23
6B.S-Far Wah p 01-23
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2023
Surabaya
xiv, 95p.; ill.; tab.; 30cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







